Hari Anak Nasional 2021, ID-COP dan Partners Gelar Perayaan Online ”Anak Indonesia Makin Cakap Digital”
SEMARANG (Awal.id) – Keceriaan dan kebahagiaan anak-anak Indonesia pada masa pandemi terasa berbeda dibanding dengan masa-masa sebelum pandemi.
Kebahagiaan dan keceriaan saat berangkat sekolah, keseruan saat bermain bersama di lingkungan rumah atau keceriaan saat berolah raga berkejaran-kejaran berlarian di halaman atau lapangan.
Semuanya menjadi seakan-akan hilang karena anak-anak sangat dibatasi untuk keluar rumah, bahkan pergi sekolah pun tidak diijinkan. Ini semua karena pandemi yang sangat menganjurkan protokol 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi aktivitas), sehingga anak-anak pun tidak bisa bebas bermain.
Deputi Perlindungan Khusus Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Nahar, yang hadir dan menyambut kegiatan dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2021.
Pada Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2021 ini, Nahar berharap momentum ini dapat meningkatkan kepedulian seluruh Bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia selama pandemi.
“Khusus kepada para orang tua, mari berikan semangat kepada anak-anak untuk tetap bergembira dan belajar dengan baik di tengah situasi pandemi,” katanya.
Menurut dia, anak-anak harus banyak terkoneksi dengan internet selama di rumah. Untuk itu semua wajib mengasah literasi digital dan melindungi anak-anak selama pembelajaran secara online agar Anak Indonesia Makin Cakap Digital sesuai arahan Presiden RI.
Sementara itu, untuk memeriahkan Hari Anak Nasional 2021, sebanyak 20 organisasi nirlaba masyarakat berkolaborasi bersama lembaga pemerintah serta Siberkreasi dan ID-COP, melaksanakan sebuah perayaan online bagi anak dengan tema “Anak Indonesia Makin Cakap Digital”.
Acara yang dilakukan secara daring melalui zoom meeting akan disiarkan langsung melalui youtube channel. Presiden Joko Widodo disertai oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menggaungkan Kebangkitan Nasional Digital di Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2021 yang lalu, dengan sekaligus mencanangkan 4 pilar fondasi yang mendasari seluruh gerakan nasional literasi digital di Indonesia, yaitu: Digital Skills, Digital Ethics, Digital Safety serta Digital Culture.
Menurut dia, Kebangkitan Nasional Digital ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki berbagai macam kondisi yang terpuruk di ranah daring, khususnya untuk keselamatan anak di ranah daring.
“Anak-anak perlu mendapatkan pengasuhan yang tepat di era digital ini oleh para orang tua dan guru yang memiliki literasi digital yang baik,” paparnya.
Manfaatkan Teknologi Digital

Dia mengatakan pengasuhan yang tepat akan mendorong anak mampu memanfaatkan teknologi digital dengan cerdas dan bijak, serta mendorong anak untuk bersemangat hidup di dunia nyata, sehingga kepentingan anak terpenuhi melalui program kebangkitan digital nasional ini.
Ada 4 sub tema yang akan disampaikan dalam peringatan Hari Anak Nasional 2021 yang terkait isu-isu anak di ranah daring: Adiksi Gawai, Kekerasan Seksual Online terhadap Anak, Cyber Bullying dan Jejak Digital serta Hoaks.
Pada acara peringatan hari anak nasional inik, pihaknya mengajak dan melibatkan anak-anak untuk turut berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan, seperti pemandu acara, pembicara anak, maupun penampil karya-karya seni mereka, seperti tari, nyanyi serta film-film.
“Acara ini diharapkan akan bisa mengajak jutaan anak di Indonesia untuk bersama-sama merayakan Hari Anak Nasional secara serentak dan sekaligus anak-anak mendapatkan edukasi positif terkait literasi digital, sehingga anak-anak semakin cakap digital,” ujarnya.
Direktur Aptika Kominfo, Semuel Abriyani Pangerapan mengapresiasi kegiatan ini.“Saya sangat mengapreasiasi terlaksananya acara oleh ID-COP dan para mitra. Sebagaimana anak-anak ini adalah generasi muda penerus bangsa, pemberian literasi digital sedini mungkin akan sangat membantu mereka dalam menghadapi perkembangan teknologi dan risiko yang hadir bersamanya,” katanya.
Pada acara yang akan diselenggarakan Sabtu besok (24/7) pukul 08.00-11.00 WIB, Semuel mengharapkan bisa menghadiri anak-anak Indonesia dari berbagai daerah dan komunitas, seperti Forum Anak di seluruh Indonesia, santri, pramuka, OSIS dan MPK beserta seluruh anggotanya serta perkumpulan-perkumpulan seni dan olah raga ataupun sanggar belajar yang ada di seluruh Indonesia.
“Seluruh siswa yang mengikuti acara ini akan mendapatkan apresiasi dan kenang-kenangan berupa sertifikat/piagam penghargaan dari panitia sebagai wujud apresiasi telah berpartisipasi dalam peringatan hari anak nasional 2021,” tukasnya.
Anak-anak Indonesia bisa mendaftar dengan mengisi formulir di link berikut s.id/daftarhan2021, dan pada pelaksanaannya anak-anak dapat mengikuti melalui saluran zoom ataupun Youtube yang disiapkan panitia. (*)



















