Asrama Kodam IV/Diponegoro Terbakar, Polisi Koordinasi Kodim 0733/BS Usut Penyebabnya

SEMARANG (Awal.id) – Asrama Kodam IV Diponegori, Jalan Kesatrian Jatingaleh, Candisari, Kota Semarang, Rabu sore tadi (7/7).

Sebelum terjadi kebakaran yang melumatkan delapan rumah di kompleks asrama tersebut , terdengar suara ledakan keras. Ledakan keras itu diduga kuat berasal dari tabung gas yang meledak di dalam asrama tersebut.

Harimurti, salah satu penghuni barak yang terbakar pada peristiwa tersebut, menuturkan sebelum kebakaran itu terjadi dirinya sempat mendengarkan suara pretek-pretek. Tak lama berselang, terjadi ledakan yang diikuti dengan terbakarkan asrama Kodam.

“Saat terdengar suara ledakan saya langsung keluar barak. Saya lihat dengan cepat membakar rumah-rumah di dekatnya,” ujar Harmurti.

Dia menduga suara keras itu berasal dari ledakan tabung gas. Pada saat itu asrama dalam kondisi terkunci.

“Saya tidak bisa membawa semua barang-barang milik saya. Cuma laptop dan berkas-berkas penting yang bisa saya selamatkan,” paparnya.

Fitri (40), warga setempat, menceritakan sebelum kebakaran hebat terjadi, dirinya pertama kali melihat kepulan asap pekat dari belakang rumah Pak Tugiyo. Fitri sempat panik, karena rumah tetangganya dalam kondisi kosong sejak seminggu lalu.

Melihat kepulan hitam itu, Fitri semula mengira asap hitam pekat diduga berasal dari pembakaran sampah. “Saya menjadi kaget karena tak lama kemudian terdengar suara ledakan keras dalam asrama. Api menjadi membesar, dan merambat ke rumah lainnya,” kata Fitri.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana saat berada di lokasi mengatakan polisi akan segera  berkoordinasi dengan Kodim 0733/BS untuk menelusuri penyebab kebakaran tersebut.

Sementara itu, untuk memadamkan kebakaran asrama Kodam, Damkar Kota Semarang menerjunkan enam armadanya. Petugas secara cepat bergerak untuk memadamkan api agar tidak merambat ke rumah-rumah di kompleks asrama tersebut. (*)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *