KH Ahmad Darodji: Vaksinasi Aman, Halal dan Tidak Membatalkan Puasa

Ketua MUI Jateng Drs KH Ahmad Darodji dipandu Rudy Bonsa saat bincang asyik pada acara Inspirasi di Studio Awal.id, Rabu (14/4).
Ketua MUI Jateng Drs KH Ahmad Darodji dipandu Rudy Bonsa saat bincang asyik pada acara Inspirasi di Studio Awal.id, Rabu (14/4).

SEMARANG (Awal.id) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah KH Ahmad Darodji, mengajak masyarakat menghargai upaya pemerintah dalam upaya pencegahan virus corona atau Covid-19. Salah satunya yakni dengan melakukan vaksinasi.

“Pemerintah sudah mengupayakan vaksin dan gratis, maka masyarakat harus mau melakukan vaksinasi. Ini juga upaya kita menjaga diri dan orang lain bebas dari Covid-19,” kata Kiai Darodji, saat tampil sebagai nara sumber acara Inspirasi yang ditayangkan secara langsung dari Studio Awal.id lewat kanal Youtube Awal Media Nusantara, Rabu (14/4) siang.

Baca Juga:  Penggunaan Media PAPI DERA SIGETAMA 3D Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar Pada Pembelajaran IPA Sekolah Dasar

Dalam bincang ringan yang dipandu Rudy Bonsa tersebut, Kiai Darodji juga menegaskan status dan keberadaan vaksin yang aman serta halal untuk manusia.

“MUI tidak gegabah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin itu halal. Semua lewat proses. Maka saya mengimbau masyarakat tidak ragu melakukan vaksinasi,” kata Kiai Darodji yang mengaku sudah melakukan vaksinasi dua kali.

Ketua MUI Jateng Drs KH Ahmad Darodji saat ditemui Direktur Awal.id Anton Setyawan (tengah) yang didampingi Redaktur Pelaksana Udin Saerodji (kiri).

Ketua MUI Jateng Drs KH Ahmad Darodji saat ditemui Direktur Awal.id Anton Setyawan (tengah) yang didampingi Redaktur Pelaksana Udin Saerodji (kiri).

Terkait kekhawatiran masyarakat tentang vaksinasi saat puasa, mantan Wakil Rektor IAIN Walisongo Semarang itu menegaskan vaksinasi bisa dilakukan siang hari bagi umat muslim yang sedang melakukan ibadah puasa.

Baca Juga:  Tingkatkan Pelayanan, KAI Hadirkan Promo New Year Deals dengan Diskon 18 Ribu Tiket ke Berbagai Tujuan

Namun, jika ada yang mau vaksinasi siang hari dalam kondisi sedang berpuasa, Kiai Darodji menyebut tidak masalah.

“Siang atau malam boleh. Yang malam itu kan alternatif yang diberikan pemerintah bagi warga yang menginginkan karena siangnya puasa, mungkin kondisi merasa kurang fit. Dan saya tegaskan, vaksinasi siang hari tidak membatalkan puasa,” tandasnya. (*)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *