Kasus Perselingkuhan Oknum Sesama Anggota Polisi, Kapolda Jateng: Sudah Selidiki

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi

SEMARANG (Awal.id) – Kasus penggerebekan seorang polisi wanita (Polwan) saat berduaan dengan seniornya di kamar hotel di Kota Semarang kini ditangani Polda Jawa Tengah. Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi menyebut pihaknya sudah memeriksa oknum tersebut.

“Sudah kita tangani di Polda.  Mereka sudah kita periksa,” kata Luthfi usai rapat bersama Forkopimda di kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Selasa (30/3).

Irjen Ahmad Luthfi menyebut pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Propam. Soal sanksi perselingkuhan yang dilakukan oknum polisi tersebut akan diputuskan lewat sidang etik.

Baca Juga:  Angka Stunting di Jateng Terus Berkurang Hingga 51 Persen, Ganjar Belum Puas

“Pindah tugas kan menghukum anggota, pemberian sanksi tetap mengacu pada proses persidangan nanti. Jadi melalui proses berkas perkara, sidang, baru diputuskan apakah demosi, apakah penundaan, apakah dan sebagainya. Jadi tidak bisa menghukum anggota dengan cara musyawarah,” jelas Luthfi.

Video berdurasi 2 menit 39 detik menjadi viral setelah tersebar di pesan jejaring WhatsApp. Video tersebut merekam seorang Polwan yang digerebek oleh suaminya yang juga berprofesi anggota polisi sedang berduaan dengan senior Polwan tersebut.

Baca Juga:  Buka Rakernis Fungsi SPKT, Kapolda Jateng : Jadilah Pendengar yang Baik, Tidak Menggurui dan Mampu Beri Solusi para Pelapor

Diketahui yang menggerebek tersebut adalah Brigadir Muhammad Doni Kalbuadi, anggota polisi yang bertugas di Polsek Margoyoso, Pati. Ia merupakan suami sah dari sang polwan yang berada dalam video tersebut.

“Kejadian pada hari Rabu, tanggal 24 Maret kemarin. Saya bersama teman lichting (seangkatan) saya menggerebek istri saya sedang bersama suami orang lain, di Rooms Inc Hotel Semarang. Yang di video itu memang saya, yang merekam video lichting saya,” jelas Doni saat ditemui, Senin (29/3).

Baca Juga:  PSIS Semarang Targetkan Finish di 5 Besar

Atas kejadian tersebut, Doni mengaku telah melaporkannya kepada Bidpropam Polda Jateng. Terkait proses pembuktian dalam pemeriksaannya dan sudah menyerahkan kepada yang berwajib.

“Saya juga sudah dimintai klarifikasi. Minggu depan pun, sudah diagendakan pemeriksaan lagi kepada saya. Karena ini memang sebuah dugaan, seluruhnya saya serahkan kepada pimpinan saya,” ujar Doni. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *