Yang Unik di Penta Klabs 5: Produksi Karya melalui Pendekatan Kesehatan Mental

SEMARANG (Awall.id) – Ada yang berbeda dari kolaborasi ciamik yang dilakukan oleh Kolektif Hysteria, dengan salah satu seniman “Art Project Untuk Perhatian”, di helatan Penta Klabs 5.

Ialah Komunitas 5050 Artlab, yang menghadirkan ruang konseling gratis, sekaligus produksi karya secara bersamaan di Event Penta Klabs 5.

Berdasarkan penjelasan dari Ketua 5050 Artlab, Sufan Andy Lukman, kolaborasi bersama Kolektif Hysteria kali ini dirancang dengan metode pendekatan kesehatan mental.

“Klinik Urban dibentuk sebagai upaya kami menawarkan penyaluran kreativitas melalui pendekatan kesehatan mental,” ucap Sufan Andy Lukman (Andy Sueb), Ketua 5050 Artlab (3/8/2025).

Di mana tujuan utama dari diadakannya program ini adalah sebagai media penyaluran perasaan, pengungkapan pesan yang tidak tersampaikan, atau kebingungan mengenai berbagai hal.

Baca Juga:  Buku 'Hukum Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan' Karya Dr Kukuh Sangat Menginspirasi

“Hasilnya adalah lukisan yang dibuat oleh pencerita setelah konseling, untuk kemudian dipamerkan,” kata Andy Sueb.

Tak berjalan sendirian, 5050 Artlab menggandeng Penceria (Pendengar Cerita Anda) dan Hana Hastuti sebagai konselor, yang menawarkan ruang aman bagi pencerita.

“Sesi konsultasi berlangsung tanpa interupsi dan dilakukan secara 101,” kata Andy Sueb.

Pada praktiknya, sebanyak 4 pencerita berhasil dikurasi dan terpilih menjadi peserta program. Salah seorang di antaranya berasal dari Solo.

“Kurasi pencerita dibutuhkan, sebab tingginya antusias dari pendaftar dan terbatasnya jumlah konselor,” ucapnya lagi.

Kedai Nyamin dipilih sebagai tempat dilaksanakannya Klinik Urban, karena memiliki nuansa yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Baca Juga:  BRI Kanwil Semarang - PWI Jateng Bagikan Paket Lebaran kepada Sahabat Pers

Sehingga menjadi padu padan yang pas untuk membangun suasana intimasi dari pencerita dan konselor, dengan harapan cerita yang disampaikan menjadi lebih leluasa.

“Pemilihan 5050 Artlab sebagai kolaborator Penta K Labs dengan program Klinik Urban saya rasa dapat memberikan dimensi lain mengenai art dan awareness terhadap kesehatan mental,” ungkap Anita Dewi A., Kepala Project Penta K Labs 5.

Pada akhir sesi, digelar pertunjukan musik dari Sirrdari sekaligus sebagai hiburan penutup dari Klinik Urban.

Hasil karya lukis akan dipamerkan di Kedai Nyamin selama seminggu dan nantinya akan dikirim balik ke pencerita sebagai oleh-oleh.

Baca Juga:  Dibuka Presiden Jokowi, Ganjar Apresiasi Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam Muktamar ke-48

Program kolaborasi antara 5050 Artlab dengan Kolektif Hysteria dalam Event Sites Specific Art Project Biennale – Penta Klabs 5 ini, berlangsung sepanjang bulan Agustus 2025.

Dalam agenda tersebut, Kolektif Hysteria mengajak berbagai komunitas, seniman, UMKM, dan periset untuk ikut memeriahkan rangkaian programnya.

Upaya ini diinisiasi sebagai kampanye dari Kolektif Hysteria mengenai pembentukan kota oleh masyarakat, dengan tajuk “Tulang Lunak Bandeng Juwana.”

Program Penta Klabs, didukung secara penuh oleh Event Strategis, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (RI), melalui program Dana Indonesiana.

Segala informasi mengenai kegiatan yang ada dalam program ini bisa dilihat di kanal media sosial Instagram @grobakhysteria atau @penta_k_labs.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *