Dari Workshop Kecil hingga Serap 185 Pekerja, UMKM Batik di Rembang Ini Jadi Inspirasi Kesuksesan Lewat Rumah BUMN SIG

REMBANG (Awall.id) – Salah satu kisah sukses datang dari Bella Ayu Paramitha, pemilik Batik Sekar Mulyo di Rembang, Jawa Tengah.

Usaha batik tulis yang ia rintis sejak 2009 dengan modal Rp35 juta dan lima orang karyawan, kini berkembang menjadi salah satu UMKM unggulan yang mempekerjakan 185 orang dan meraup omzet hingga Rp100 juta per bulan.

Perjalanan Bella tak selalu mudah. Namun titik balik terjadi ketika ia bergabung dengan Rumah BUMN (RB) Rembang yang dikelola PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan anak usahanya, PT Semen Gresik.

Baca Juga:  Antisipasi Puncak Arus Mudik, Polda Jateng Akan Berlakukan One Way

Melalui pembinaan intensif di RB Rembang, Bella mengasah kemampuan bisnisnya mulai dari branding produk, manajemen keuangan, digital marketing, hingga akses ke marketplace nasional.

“Di RB Rembang, saya merasa didampingi secara penuh. Selain pelatihan, kami dibantu membangun jejaring, memperluas pasar, dan belajar mengelola usaha secara profesional. Ini jadi bekal yang sangat berharga,” tutur Bella.

Kini, Batik Sekar Mulyo tak hanya menjual kain batik, tetapi juga pakaian jadi dengan harga mulai dari Rp250 ribu hingga Rp15 juta.

Yang membanggakan, Bella turut memberdayakan masyarakat sekitar, termasuk lima penyandang disabilitas yang bekerja di workshop, serta 150 pekerja lepas dari berbagai desa seperti Babagan, Tuyuhan, Karaskepoh, Gemblengmulyo, dan Pandan di Kabupaten Rembang.

Baca Juga:  KAI Daop 4 Semarang Imbau Pengguna Jalan Lebih Waspada di Perlintasan Sebidang

Kisah Bella menjadi satu dari ratusan UMKM binaan RB Rembang yang mengalami kemajuan signifikan. Sejak beroperasi pada 2020, Rumah BUMN ini telah mendampingi 495 UMKM untuk naik kelas dan menciptakan lapangan kerja bagi 1.869 warga.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengungkapkan apresiasinya atas capaian yang diraih oleh Batik Sekar Mulyo dan pelaku UMKM lainnya.

“Program pendampingan yang dilakukan RB Rembang membuktikan bahwa UMKM lokal bisa berkembang pesat bila dibekali dengan pelatihan yang tepat dan dukungan berkelanjutan. Ini juga menjadi bagian dari kontribusi SIG dalam mendukung pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” jelas Vita.

Baca Juga:  Kapolda Jateng Beri Penghargaan 119 Personel Berprestasi

Ia menambahkan bahwa inisiatif RB Rembang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam mendorong kewirausahaan, membuka lapangan kerja, dan membangun ekonomi dari desa.

Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, SIG melalui Rumah BUMN Rembang terus menghadirkan solusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat. Harapannya, lebih banyak lagi Bella-Bella baru yang lahir dan membawa perubahan positif di berbagai daerah Indonesia.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *