Buntat Ang Siap Bawa POBSI Jateng ke Level Lebih Tinggi
SEMARANG (Awall.id) – Buntat Ang resmi memimpin Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Jawa Tengah periode 2024-2028.
Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Hotel Nirwana, Pekalongan, Sabtu (16/11/2024).
Dari 30 Pengurus Cabang (Pengcab) yang diundang, 25 hadir dan sepakat mendukung Buntat sebagai ketua baru menggantikan Willyanto.
Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana, yang membuka Musprov, mengapresiasi kontribusi olahraga biliar.
“Biliar telah menjadi cabang andalan Jawa Tengah dalam meraih medali emas. Kami berharap prestasi ini terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Bona, mengacu pada perolehan dua medali emas dari PON XXI 2024 di Aceh-Sumut.
Buntat, tokoh biliar asal Pekalongan, sudah lama berkiprah di dunia olahraga ini. Ia pernah menjadi manajer tim biliar Jawa Tengah di tiga PON berturut-turut: PON Jawa Barat 2016, Papua 2021, dan Aceh-Sumut 2024.
Di bawah kepemimpinannya, tim biliar Jateng meraih empat emas pada 2016, tiga emas pada 2021, dan dua emas pada 2024.
Namun, Buntat mengakui bahwa capaian pada PON 2024 mengalami penurunan. “Kita harus realistis, ini akibat dari perubahan nomor yang diikuti Ricky Yang dan absennya Novi karena melahirkan,” ungkapnya.
Fokus pada Regenerasi Atlet
Buntat berkomitmen untuk memperkuat regenerasi atlet di masa kepemimpinannya. Salah satu langkahnya adalah mengadakan nomor khusus junior pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026.
“Prestasi senior seperti Tan Kiong Ang yang merebut emas di PON 2024 patut diapresiasi. Namun, pembinaan atlet junior tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Selain pembinaan atlet, Buntat juga berencana memperkuat organisasi. Dari 33 Pengkot/Pengkab di Jawa Tengah, terdapat beberapa daerah yang perlu revitalisasi, seperti Wonogiri, Kendal, dan Wonosobo yang masa kepengurusannya telah habis, serta Demak yang belum memiliki kepengurusan.
“Kami akan mendorong daerah-daerah ini segera menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten/Kota (Musorkab/kot) untuk membentuk kepengurusan baru,” ujarnya.
Target PON 2028
Buntat optimistis POBSI Jateng mampu kembali menjadi kekuatan utama di PON 2028. “Kami menargetkan untuk menyamai atau bahkan melampaui prestasi PON Bandung 2016, di mana Jateng meraih empat emas. Ini tantangan yang harus diwujudkan bersama,” tutupnya.
Dengan pengalaman dan rekam jejaknya, Buntat Ang diharapkan mampu membawa olahraga biliar Jawa Tengah ke arah yang lebih gemilang.



















