Tim PkM USM Beri Pemahaman Literasi Keuangan kepada Pelaku UMKM Kelurahan Sumurboto

Para pelaku UMKM dan Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (PkM USM) berfoto bersama dalam kegiatan pendampingan di Aula Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang pada 8 Mei 2024
Para pelaku UMKM dan Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (PkM USM) berfoto bersama dalam kegiatan pendampingan di Aula Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang pada 8 Mei 2024

SEMARANG (Awall.id) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (PkM USM) memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di Aula Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang pada 8 Mei 2024.

Tim PkM USM diketuai Windasari Rachmawati, SE, MM, anggota Dr.Abdul Karim, SE, MSi.Akt.CA, Novianto Noegroho, SE, MM. Mereka dibantu dua mahasiswi Fakultas Ekonomi USM yaitu Khairiana Nur Hania dan Nurul Hidayah.

Ketua Tim PkM USM, Windasari Rachmawati, SE, MM mengatakan, dalam kegiatan, pihaknya memberikan pemahaman literasi keuangan kepada pelaku UMKM.

Baca Juga:  Adib Naufal, Mahasiswa PWK USM Juara Nominasi Sayembara Desain Bangunan Gedung Hijau

Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kemampuan anggota kelompok dalam mengelola serta membina UMKM di Kelurahan Sumurboto dalam mengatasi pemahaman literasi keuangan agar umkm menjadi bankable.

Selain itu juga mengembangkan proses link dan match antara perguruan tinggi, UKM, Pemerintah dan masyarakat.

”Kami berharap, dengan mengoptimalkan pengenalan literasi keuangan produk UMKM menjadi lebih berkembang dalam segi kapasitas dan keuntungannya melalui pemahaman literasi keuangan pada UMKM di Kelurahan Sumurboto,” katanya.

Baca Juga:  Prof Kesi: USM Bertekad Wujudkan SDM Unggul

Dia mengatakan, kegiatan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Respons para peserta cukup baik. Hal itu terbukti dengan banyaknya pertanyaan serta ketertarikan peserta dalam pemahaman keuangan tersebut.

”Peserta menginginkan kegiatan lanjutan untuk pendalaman pelatihan,” ujarnya.

Dalam PkM ini mahasiswi berpartisipasi dengan mempersiapkan komponen pelatihan dan memberikan pengetahuan mengenai pengembangan literasi keuangan seperti financial technology.

Mereka juga memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM terkait pembuatan laporan keuangan yang baik sehingga dipercaya oleh perbankan dalam peminjaman dana.

Baca Juga:  Sambut 51 'Presiden', Mbak Ita Buat Heboh Balaikota

”Selain itu dengan konsep fintech UMKM juga semakin mudah dalam akses peningkatan keuntungan,” ungkapnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *