Tidak Ada Imbas Akibat Kejadian Kecelakaan Kereta Api KA Turangga dan Commuterline Bandung Raya

SEMARANG (Awall.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang meyakinkan tidak ada dampak operasional KA di stasiun-stasiun wilayah Daop 4 Semarang akibat peristiwa Kecelakaan Kereta Api (KKA) antara KA Turangga relasi Surabaya Gubeng – Bandung dan Commuterline Bandung Raya di km 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur – Stasiun Cicalengka Kabupaten Bandung pada Jumat (5/1) pukul 06.03 WIB.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa untuk di wilayah Daop 4 Semarang tidak ada KA yang terganggu akibat kejadian tersebut.

Baca Juga:  Wali Kota Hendi Turunkan Kabel di Atas Wisata Kota Lama

Jalur rel antara Haurpugur – Cicalengka untuk sementara tidak dapat dilalui akibat kecelakaan ini. Jalur tersebut merupakan jalur kereta api lintas selatan yang menghubungkan Bandung menuju Kroya, Yogyakarta hingga Solo.

“Sedangkan untuk di wilayah jalur utara yang salah satunya termasuk wilayah Daop 4 Semarang, tidak ada imbas gangguan maupun keterlambatan KA,” jelasnya.

KAI saat ini sedang berusaha melakukan upaya evakuasi kepada para penumpang di 2 KA yang menggalami musibah tersebut. Upaya selanjutnya dari KAI adalah melakukan upaya evakuasi 2 rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.

Baca Juga:  Pabrik Kampas Rem Terbakar, 14 Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Bagi perjalanan KA-KA yang akan melintas di wilayah Haurpugur – Cicalengka, KAI akan melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain.

KAI juga akan melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Informasi lebih lanjut terkait kejadian ini akan kami sampaikan pada kesempatan selanjutnya.

Untuk update penumpang di masa Posko Angkutan Nataru 2023/2024, di wilayah Daop 4 Semarang selama 15 hari yang dimulai tanggal 21 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024 terdapat sebanyak 349.365 pelanggan atau rata-rata 23.291 pelanggan per hari yang menggunakan moda transportasi kereta api.

Baca Juga:  Prihatin Atas Dua Kasus Bunuh Diri Mahasiswi di Semarang, Mbak Ita Ajak Orang Tua Pahami Persoalan Anak-anaknya

Sedangkan untuk keterisian tempat duduk untuk periode tanggal 5 hingga 7 Januari 2024, okupansinya rata-rata baru terisi 49 persen dari sisa tempat duduk yang disediakan total sebanyak 60.207 atau 20.069 tempat duduk per harinya.

“KAI tetap mengimbau kepada seluruh pelanggan agar memakai masker dan menjaga kebersihan dengan cara rutin mencuci tangan untuk menjaga diri dari virus-virus yang berpotensi menjangkit seperti Covid-19,” tutup Franoto.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *