PSIS Resmikan Training Center Baru, Wisesa Soccer Field
SEMARANG (Awal.id) – Manajemen PSIS Semarang meresmikan training center baru, Wisesa Soccer Field, yang berada di Pondok Majapahit, Kelurahan Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Rabu (28/9).
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan dengan dibukanya Wisesa Soccer Field ini artinya PSIS sekarang mempunyai tiga training center, di antaranya Stadion Citarum dan Lapangan Bakdi Soenarto di Banyumanik.
“Jadi nantinya Wisesa Soccer Field ini tidak hanya dipakai untuk latihan PSIS utama saja, namun juga untuk development, EPA, maupun tim putri,” ujar Yoyok di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, dengan dibukanya training center baru ini adalah bagian proyek jangka panjang dari PSIS Development.
“Development kami memang punya proyek jangka pendek, menengah dan panjang. Untuk yang panjang adalah dengan memperbaiki infrastruktur,” tandas Yoyok.
Yoyok menambahkan lapangan yang diresmikan ini baru permulaan, karena masih ada bangunan lain yang akan dibangun di tanah seluas 7 hektar.
“Jadi kami akan kembangkan sisa tanah di sekeliling lapangan ini menjadi mess dan ruang meeting. Supaya misalnya bisa jadi tempat pelatihan wasit maupun pelatih. Biasanya kalau pelatihan kan tidurnya di hotel tapi latihannya di lapangan jadi harus ada akomodasi, kalau sekarang tidak. Ditambah, kemarin PSIS Development ada usia 8,10, dan 12, nantinya di sini akan kita bina usia 14,16 sampai 20 tahun karena usia itu sudah harus boarding,” tutur Yoyok.

Yoyok juga menyebut bahwa lapangan ini juga akan disewakan untuk masyarakat sekitar. Bahkan, Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bupati Demak dr Hj Eisti’anah, mengenai tim Demak seperti PSD dan PSDB boleh memakai lapangan ini.
Sukawi Sutarip
Sementara, mantan Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip yang juga hadir dalam acara peresmian tersebut bersyukur atas selesainya pembangunan lapangan ini.
Dia juga mengajak masyarakat sekitar untuk ikut membantu merawat lapangan ini.
Sukawi berharap lapangan ini bisa berdampak baik untuk warga sekitar dan bisa membuat sejahtera. Di mana warga sekitar yang memiliki UMKM akan terkena dampak positifnya.
“Mohon bantuannya untuk merawat agar bisa digunakan secara bersama-sama. Dan seluruh UMKM semoga bisa ikut laris karena lapangan ini bakal didatangi oleh banyak orang terutama saat PSIS Semarang melakukan latihan. Terakhir, semoga dengan adanya lapangan ini bisa menginspirasi anak-anak sekitar untuk bermain bola dan jadi pemain PSIS di masa depan,” tutup Sukawi. (is)



















