Pemkot Semarang Terima Predikat WTP 6 Kali Berturut-turut

Dokumen Humas Pemkot Semarang

SEMARANG (Awal.id) –  Pemkot Semarang menerima predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan tahun anggaran 2021, Senin (23/5). Adapun predikat itu sendiri merupakan yang ke-6 kalinya secara berturut – turut diterima untuk Pemkot Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menekankan komitmennya dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Hal itu disampaikannya setelah mewakili Pemkot Semarang menerima predikat opini WTP dari BPK.

Pihaknya bersama jajaran telah konsisten mempertahankan predikat tersebut untuk pelaporan keuangan pada tahun 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2020.

Baca Juga:  Kapolri Jenguk Korban Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar

Menurutnya, opini WTP yang diraih oleh pemerintah daerah yang dipimpinnya merupakan sebuah keharusan dan kewajaran. Pasalnya dirinya meyakini bahwa pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu elemen penting dalam upaya merupakan lompatan pembangunan di ibu kota Jawa Tengah.

“Hari ini pemerintah daerah dituntut untuk transparan dan akuntabel, agar kemudian semua sumber daya yang dimiliki bisa dimaksimalkan sepenuhnya untuk mendorong pembangunan. Maka meraih predikat opini WTP menjadi sebuah keharusan dalam perwujudan komitmen tersebut. Apalagi ini merupakan bentuk tanggung jawab Pemkot Semarang kepada masyarakat,” kata dia.

Baca Juga:  Ini Pesan Presiden Jokowi kepada Hadi Tjahjanto sebagai Menko Polhukam

Di sisi lain, Hendi juga menyebutkan jika pengelolaan keuangan menjadi fondasi penting dalam peningkatan pembangunan pada sebuah wilayah, termasuk Kota Semarang. Maka selain pelaporan keuangan yang baik, anggaran yang digunakan juga harus tepat manfaat untuk masyarakat.

“Maka upaya pengelolaan dan pelaporan ini harus sejalan, yang kemudian tentu saja dengan opini WTP yang diraih, sedulur – sedulur semakin semangat dalam melakukan upaya – upaya perbaikan kinerja,” pungkasnya.

Pihaknya juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat yang terus mendukung pembangunan di Kota Semarang.

“Hari ini dengan perbaikan sistem kerja yang terus ditingkatkan, Pemerintah Kota Semarang bekerja seperti di dalam akuarium, sehingga siapa saja dapat melihat dan mengawasi. Maka terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus mendorong perbaikan positif di Pemkot Semarang,” kata dia.

Baca Juga:  Diduga Korsleting Listrik, Enam Kios di Pasar Ngaliyan Terbakar

Kepala perwakilan BPK Jateng, Ayub Amali mengatakan meski masih ada beberapa permasalahan yang ditemui, namun pelaporan keuangan yang diberikan sebenarnya tetap masih dalam batas wajar tanpa pengecualian.

“Meskipun ada beberapa masalah yang ditemui, tapi statusnya masih dalam taraf wajar tanpa pengecualian,” ujar Ayub. (Red)

 

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *