Tangis Haru Warnai Final Milk MilkLife Soccer Challenge Semarang

SEMARANG (Awall.id) – Tangis haru para siswi dan orang tua warnai laga final Milk MilkLife Soccer Challenge Semarang yang digelar di Stadion Tembalang pada Minggu (11/8/2024), sore.

Dalam laga final tersebut, juara Kategori Usia (KU) 10 diraih oleh MIN 1 Kendal dan pada KU 12 diraih oleh SD Muhammadiyah 05.

Suasana tangis haru terjadi di laga final kedua KU tersebut, dimana MIN 1 Kendal berhasil menundukkan ketangguhan SDN Wonotingal lewat babak adu penalti.

Sedangkan KU 12, SD Muhammadiyah 05 Semarang sukses menjadi juara usai mengatasi perlawan sengit dari SDN Rejosari 01.

Kepala Pelatih MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann mengatakan bahwa potensi para siswi di perhelatan series 1 mulai bermunculan dan sejumlah nama di setiap kota masuk dalam ‘radar’ tim talent scouting.

Baca Juga:  Ulang Tahun ke-68, Danamon Perkuat Komitmen Lingkungan dengan Serahkan Solar Panel ke Komunitas Pendidikan di Jawa Tengah

Diharapkan pada series berikutnya, para guru maupun pelatih dapat mengembangkan bakat anak didiknya secara maksimal agar mereka mampu mengerahkan seluruh kemampuan terbaik.

“Agar para calon srikandi sepak bola kita ini tidak hanya berhenti sampai di sini, tapi juga harus konsisten mengembangkan kemampuan serta kecintaan mereka. Kami juga melakukan pembinaan lebih lanjut melalui MilkLife Soccer Extra Training agar bibit-bibit berkualitas yang kami temukan di setiap kotanya punya jadwal berlatih lebih banyak,” ungkapnya usai melihat laga final tersebut.

Sementara, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation berharap agar pada gelaran MilkLife Soccer Challenge Series 2 2024, antusias maupun rasa kecintaan akan sepak bola lebih meningkat.

Baca Juga:  Bulu Tangkis Jateng Hanya Bidik Satu Emas di PON 2024

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang. Bagi yang masih belum berhasil jangan patah semangat, karena masih ada kesempatan kalian berlatih serta mempersiapkan diri untuk berlaga di series 2,” tambahnya.

Sementara, penjaga gawang MIN 1 Kendal, Aina Kamilia mengaku sempat demam panggung dalam menghadapi babak penentuan kampiun KU 10.

“Awalnya sempat deg-degan takut kalah, apalagi di babak adu pinalti. Tapi aku harus mengalahkan rasa takut itu dan menjadi berani karena banyak guru, teman-teman dan orang tua yang menonton langsung di stadion, jadi kita harus juara. Semoga kita bisa juara lagi di MilkLife Soccer Challenge series selanjutnya,” ucapnya sambil menangis terharu.

Baca Juga:  Tiga Laga Beruntun Belum Menang, Pelatih PSIS Ingin Kalahkan Arema FC

Sedangkan, Kapten tim SD Muhammadiyah 05, Alfara Bintang Kurnia mengaku senang hasil kerja keras latihan selama dua bulan ke belakang. Meski mendapat tekanan mental dari suporter, Alfara mampu membawa timnya menang di babak adu penalti.

“Hampir takut akan kalah, takut berbuat kesalahan. Kita terus dimotivasi oleh pelatih supaya bangkit dan ada dukungan dari orang tua. Aku gembira banget, sebagai kapten tim aku ingin ucapkan terima kasih untuk teman-teman yang bisa bekerja sama dengan baik sampai kita menang,” ucap siswi yang juga meraih gelar Top Scorer KU 12 dengan total 9 gol.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *