Senangnya Ganjar Cuci Mobil di BUMI Pospera, Dikerjakan Para Penyandang Tuna Rungu

Capres PDIP 2024, Ganjar Pranowo, mencuci mobilnya di Badan Usaha Unit Mandiri (BUMI) Pospera Jakarta, Kamis (28/9/2023) siang. Ganjar disambut antusias para penyandang disabilitas tunarungu yang bekerja di tempat itu
Capres PDIP 2024, Ganjar Pranowo, mencuci mobilnya di Badan Usaha Unit Mandiri (BUMI) Pospera Jakarta, Kamis (28/9/2023) siang. Ganjar disambut antusias para penyandang disabilitas tunarungu yang bekerja di tempat itu

JAKARTA (Awall.id)  – Capres PDIP 2024, Ganjar Pranowo, mencuci mobilnya di Badan Usaha Unit Mandiri (BUMI) Pospera Jakarta, Kamis (28/9/2023) siang. Di tempat itu semua pekerjanya adalah penyandang disabilitas. Mereka berasal dari Komunitas Disabilitas Tuna Rungu Indonesia.

Ganjar tiba di BUMI Pospera sekira pukul 11.00 WIB. Begitu datang, ia langsung disambut antusias puluhan penyandang disabilitas yang ada di tempat itu. Mereka berebut menyambut kedatangan Ganjar untuk bersalaman dan berfoto bersama.

“Selamat datang Pak Ganjar, kami dari komunitas disabilitas tuna rungu yang bekerja di unit usaha mandiri Pospera. Ada cuci mobil Pak. Bapak mau mobilnya kami cucikan?” sapa Reza Fahmi (40), menggunakan bahasa isyarat kepada Ganjar, dibantu oleh seorang penerjemah.

Ganjar dengan senang hati mempersilakan mobilnya dicuci. Sebab, ia sengaja datang untuk mencucikan mobilnya.

“Silakan Pak, saya memang ingin cuci mobil di sini sambil melihat aktivitas teman-teman penyandang disabilitas yang bekerja di sini,” kata Ganjar.

Reza pun langsung mengambil kunci mobil Ganjar dan memarkirkannya di tempat cucian. Beberapa penyandang disabilitas langsung bekerja tanpa dikomando, mencuci mobil Ganjar dengan penuh semangat. Di antaranya Rifki, yang mengaku sangat senang dan bangga bisa mencuci mobil Ganjar.

“Mereka itu semuanya teman-teman disabilitas tunarungu Pak. Meski mereka difabel, tapi mereka bisa bekerja dengan baik dan terampil. Sama dengan orang normal lainnya,” jelas Novita, seorang penyandang disabilitas lain kepada Ganjar menggunakan bahasa isyarat.

Ganjar tampak tersenyum bangga melihat para penyandang disabilitas itu bekerja. Mereka mencuci mobil Ganjar dengan baik dan terampil. Tak terlihat mereka memiliki keterbatasan.

“Ini keren lho, mereka semua terampil dan bekerja dengan baik. Panjenengan top. Ayo buat masyarakat yang mau cuci mobil, datang saja ke sini. Dijamin puas,” ucap Ganjar sambil mengacungkan dua jempolnya.

Selain cuci mobil, di tempat itu ada banyak unit usaha lain yang dikelola para penyandang disabilitas tuna rungu. Di antaranya bengkel mobil, salon mobil dan kedai kopi.

Ganjar pun sempat ngopi di tempat itu dan ngobrol dengan mereka. Sejumlah masukan dan harapan disampaikan kepada Ganjar dalam kesempatan itu.

Usai acara, Ganjar mengatakan sangat mengapresiasi BUMI Pospera yang memberikan pelatihan dan pendampingan pada penyandang disabilitas. Meski tuna rungu, namun pelayanan dan hasil pekerjaan mereka sangat memuaskan.

Ganjar melihat banyak pelanggan yang antre di setiap unit bisnis yang dikelola teman-teman penyandang disabilitas itu.

“Ini keren, mereka semua bekerja dengan semangat dan hasilnya tidak kalah dengan orang normal lainnya. Jadi jangan ada lagi stigma negatif pada mereka, karena di sini mereka telah membuktikan bahwa mereka setara,” pungkasnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *