Buka Rakornas PAN, Jokowi: Indonesia akan Menjadi Bangsa yang Besar

SEMARANG (Awal.id) – Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia akan menjadi bangsa yang besar. Sumber daya alam di negara ini melimpah dan masih belum dikelola secara optimal.
Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada pembukaan Rakornas Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Padma Semarang, Minggu (26/2).
“Makanya saya selalu tekankan, stop ekspor barang mentah. Alihkan jadi ekspor barang jadi atau setengah jadi. Meskipun risikonya kita dimusuhi banyak negara lain,” kata Jokowi.
Jokowi mencontohkan saat Indonesia menghentikan ekspor Nikel pada 2020. Keputusan itu digugat oleh Uni Eropa dan Indonesia kalah.
“Kita tidak boleh menyerah dan kembali ekspor bahan mentah, sampai kapan pun negara ini tidak akan jadi negara maju. Kita harus terus melawan. Kita ajukan banding atas keputusan itu,” tegasnya.
Keputusan penghentian ekspor bahan mentah akan terus dilanjutkan. Juni tahun ini, Jokowi mengatakan akan menghentikan ekspor Bauksit. Juga secara bertahap, akan menghentikan ekspor bahan mentah timah, tembaga, emas dan lainnya.
“Kita pasti akan dimusuhi oleh banyak negara yang bergantung bahan mentah dari kita. Apapun risikonya, pemimpin Indonesia berikutnya harus berani dan tetap melanjutkan hilirisasi ini,” pungkasnya.
Selain Presiden Joko Widodo, hadir pula Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Mensesneg Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Waketum PAN sekaligus Wakil Ketua MPR Yandri Susanto dan Sekjen PAN Edy Soeparno.
Acara Rakornas yang akan berlangsung dua hari itu diikuti sekitar 2.000 kader PAN dari seluruh Indonesia.



















