Ferry Wawan Cahyono Yakin Target Pembangunan MPP di Jateng Tercapai 100 Persen

SEMARANG (Awal.id) – Wakil Ketua DPD Jateng Ferry Wawan Cahyono menilai target pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jawa Tengah akan tercapai 100 persen. Keyakinan tersebut, karena Pemprov Jateng serius untuk membangun MPP, yang saat ini ada 22 MPP di Jawa Tengah.

Nantinya, pembangunan MPP tidak hanya sebatas bangunannya, namun juga memudahkan dan membuat orang semakin terlayani dengan baik.

“Adanya MPP akan memberikan kemudahan kepada masyarakat saat mengurus pelayanan dalam satu tempat yang terintegrasi. Komitmen untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik secara aman, nyaman, dan murah,” ujar dia.

Baca Juga:  Hari Sumpah Pemuda 2023, Ferry Wawan Cahyono : Kita Harus Siap Hadapi Perubahan yang Cepat

Berdasarkan data, MPP di Jawa Tengah ada di Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Kota Surakarta, Karanganyar, Kota Salatiga, Kota Magelang, Kota Semarang, Kendal, Kudus, Jepara, Pati, Blora, Kebumen, Purworejo, Banyumas, Grobogan, Klaten, Brebes, Rembang, dan Cilacap. Selain itu MPP milik Pemprov Jawa Tengah.

Guburnur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan sampai terjebak hanya bangunannya, hanya mengumpulkan mal pelayanan publik. Tapi harus memudahkan, menggampangkan orang untuk terlayani. Dan yang kedua harus berpindah ke sistem yang sekali lagi, yang mesti didigitalkan.

Baca Juga:  Pelantikan KIP Jateng, Ferry Wawan Cahyono : Keterbukaan Informasi Hal Penting Proses Penyelenggaraan Pelayanan Informasi Publik

“Saat ini, ada 103 MPP di Indonesia, 22 di antaranya berada di Jawa Tengah. Artinya, tinggal 13 kabupaten/ kota di Jawa Tengah yang masih belum memiliki MPP. Tentu tadi itu bagian dari PR reformasi birokrasi kita ya, yang mesti diselesaikan oleh daerah,” kata Ganjar seusai menghadiri peresmian 26 MPP oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), di Istana Wakil Presiden, baru-baru ini.

Menurutnya, semakin banyak MPP yang terbangun, maka kualitas pelayanan akan semakin baik. Namun, keberadaan MPP dipastikan dapat berfungsi dengan maksimal.

Baca Juga:  Kunjungi Manado, Ganjar Santap Bubur Manado, Dodol Minahasa dan Pisang Goreng Sambal Roa

“Tapi itu nanti nggak cukup, lho. Jangan sampai terjebak hanya bangunannya, hanya mengumpulkan mal pelayanan publik. Tapi harus memudahkan, menggampangkan orang untuk terlayani. Dan yang kedua harus berpindah ke sistem yang sekali lagi, yang mesti didigitalkan,” paparnya.

Ke depan, menargetkan di tiap kabupaten/kota di Jawa Tengah memiliki MPP. (adv/anv)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *