Ingin Segera Tuntas, Keluarga Iwan Boedi Kirim Surat ke Jokowi

SEMARANG (Awal.id) – Keluarga Paulus Iwan Boedi Prasetijo, pegawai ASN Bapenda Kota Semarang yang dibunuh secara sadis beberapa waktu yang lalu, hari ini mengirimkan surat ke Istana Negara untuk Presiden Joko Widodo agar segera menuntaskan kasus tersebut.
Selain ditujukan ke Presiden, surat itu juga ditembuskan ke berbagai pejabat, antara lain Kapolri, Menko Polhukam, Menkumham, Mendagri, Menpan RB, dan Kompolnas.
Putri Iwan Boedi, Theresia Alfita Saraswati menjelaskan isi surat tersebut tidak lain untuk para petinggi negara supaya membantu mengungkap kasus pembunuhan ayahnya.
“Intinya isi surat ini sebenarnya memohon keadilan dan untuk para petinggi negara agar kasus ini bisa dituntaskan tanpa intervensi dari pihak mana pun,” ungkap Saras sapaan akrabnya, di Gereja Santo Ignatius Loyola Banjardowo, Genuk, Semarang, Kamis (3/11).
Saras menuturkan di dalam surat itu juga dituliskan kronologi kasus pembunuhan dan juga permohonan agar Presiden memberi perhatian.
“Dengan segala hormat dan kerendahan hati, mohon kiranya Bapak Presdien Republik Indonesia berkenan untuk memberi perhatian lebih kepada kejadian yang menimpa almarhum,” tutur Saras saat membacakan surat tersebut.
Saras mengatakan polisi hingga kini terus mengusut kasus yang menimpa almarhum ayahnya, meski terdapat kendala-kendala para petugas.
“Kami percaya tim gabungan polisi sedang terus mengusut, meskipun saat ini ada kendala karena adanya dugaan keterlibatan anggota militer dalam kasus ini,” tuturnya.
Di sisi lain, Saras menuturkan jika sebelum ada kejadian ini, keluarganya cukup harmonisasi dan penuh kehangatan. Terlebih, ayahnya yang merupakan sosok yang penuh tanggung jawab, bijaksana, dan sangat penyayang terhadap keluarganya.
“Adanya kepergian almarhum di tangan manusia penuh keserakahan yang tidak bisa menggunakan akal budi dan hati nuraninya, tentunya menjadikan pukulan berat bagi kami sekeluarga yang ditinggalkan,” ujar Saras. (is)



















