Pemerintah Terus Sosialisasikan Program KUR Subsidi Bunga 3 Persen

KENDAL (Awal.id) – Pemerintah Pusat memberikan bantuan subsidi bunga sebesar 3 persen pada program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM. Dengan demikian bunga KUR yang dibayarkan hanya 3 persen setahun. 

Hal ini disampaikan Iskandar Simorangkir, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada acara sosialisasi program KUR yang digelar di Hotel Sae Inn Kendal, Selasa (21/12).

“Nasabah hanya bayar bunganya sebesr 3 persen untuk tahun ini bagi pelaku UMKM, karena bunga KUR sebenarnya 6 persen, tetapi karena ada subsidi 3 persen dari pemerintah, maka jadinya hanya 3 persen setahun,” katanya.

Baca Juga:  Bantu Kendalikan Inflasi dan Penurunan Kemiskinan di Jateng, Ganjar Sebut Dua Tugas Penting PKK

Bantuan subsidi bunga ini sebagai stimulus bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha supaya cepat maju. Selain itu pelaku UMKM juga diberikan kemudahan yaitu pinjaman tanpa agunan untuk pinjaman maksimal Rp 100 juta.

Sosialisasi ini untuk optimalisasi penyaluran KUR untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM dan pemulihan ekonomi di Kabupaten Kendal yang juga digelar secara virtual melalui zoom meeting’ Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari beberapa bank pemberi pinjaman, seperti BRI, BNI, Bank Mandiri dan Bank Jateng. Juga menghadirkan  perwakilan pelaku UMKM yang akan menerima pinjaman KUR.

Baca Juga:  Persewaan Jas Mr J, Solusi Terbaik Tanpa Membeli

Ketua Komisi XI DPR RI, Dito Ganinduto mengatakan, pada tahun 2021 ini plafon untuk KUR sebesar Rp 285 triliun dan yang sudah terealisasi sebesar 273,3 triliun. Khusus di Kendal sudah terserap sekitar 1,3 triliun.

“Kendal ini cukup bagus, tahun ini sudah hampir 1,3 triliun untuk Kabupaten Kendal ini. Tentunya untuk tahun 2022 akan ditingkatkan lagi, karena andalan kita paska Covid ini, UMKM ini akan berkembang dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pandemi, Produsen Gas untuk Industri Beralih Layani Medis

Sementara Bupati Kendal Dico M Ganinduto berharap, stimulus dari pemerintah ini benar-benar bisa terserap dengan baik. Oleh karena sosialisasi akan digencarkan oleh dinas terkait, karena masih banyak pelaku UMKM yang belum mengetahui tentang program KUR.

“Melalui dinas terkait akan memberikan sosialisasi kepada para pelaku UMKM, karena masih banyak yang belum mengetahui tentang program ini,” tuturnya.

Di Kabupaten Kendal terdapat sekitar 31 ribu UMKM. Pemkab Kendal sangat konsen memperhatikan UMKM dengan berbagai program dan pendampingan untuk meningkatkan UMKM supaya naik kelas. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *