Stasiun Purworejo Diaktivasi, Ganjar Ingat Waktu Muda Ngojek di Stasiun

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya meninjau Stasiun Purworejo yang akan diaktivasi, Minggu (21/5/2023). Stasiun yang berada di Jalan Mayjend Sutoyo tersebut berhenti beroperasi sejak tahun 2010

PURWOREJO – (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan rencana aktivasi Stasiun Purworejo telah membangkitkan memori masa mudanya. Yakni ketika, dia menjadi tukang ojek.

“Ini kita di (stasiun) Kutoarjo. Rumah orangtua saya ada di depan itu,“ ucap Ganjar saat mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melihat kondisi bangunan stasiun yang berdiri di Jalan Mayjend Sutoyo.

Stasiun Purworejo berhenti beroperasi pada tahun 2010. Ganjar berharap, reaktivasi tersebut menjadi titik balik penataan transportasi di wilayah Purworejo. Sebelumnya, Gubernur Ganjar juga mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan ground breaking Terminal Bus Baru Tipe A di Purworejo

Baca Juga:  Persiapan Atlet SCU Menjelang PON 2024, Misi Besar untuk Jawa Tengah dan Jawa Barat

Gubernur Jateng dua periode itu menuturkan, dulu saat dirinya masih duduk di bangku SMA, perjalanan kereta api berhenti di Stasiun Kutoarjo. Saat itu, banyak anak muda yang menawarkan jasa ojek.

“Jadi kalau kereta dulu berhentinya hanya di sini tidak terus ke Purworejo maka orang yang mau turun di Purworejo itu dulu berhenti di sini, maka di depan stasiun ini kita ngojek,” ujarnya.

Baca Juga:  Seperti Skenario Hadapi Delta, Jateng Siap Antisipasi Lonjakan Omicron

Ganjar pun teringat ketika harus bersaing dengan tukang ojek yang lebih dulu mangkal di pintu keluar stasiun. Dia harus mengalah, menunggu penumpang di lokasi yang jaraknya sedikit lebih jauh dari pintu keluar stasiun.

“Kita ngalah, pas di gang pintu masuk sana. jadi di sana kita bawa sepeda motor nanti (teriak) ojek, ojek, ojek. Waktu itu SMA, SMP kan belum berani. Jadi SMA liburan, apalagi lebaran, ya itu (ngojek),” katanya.

Baca Juga:  Gerakan Berani Gundul Kumpulkan Donasi Rp 280 Juta untuk Anak Penyintas Kanker

Ganjar berharap, reaktivasi tersebut dapat menjadi titik balik penataan transportasi di wilayah Purworejo.

“Reaktivasi stasiun itu menarik. Heritage-nya bagus, penataannya akan jauh lebih bagus. Tidak hanya untuk penataan sistem transportasi, tapi kita ada publik space yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” kata Ganjar.

Usai melihat kondisi Stasiun Purworejo dan Stasiun Kutoarjo, Ganjar beserta Menhub Budi dan rombongan kemudian naik Kereta Lori dari Stasiun Kutoarjo untuk menengok rel yang mengarah ke Stasiun Purworejo.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *